Mengapa Ada Surah-Surah dalam Alquran yang Terputus? 

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

 Sabtu 18 Jun 2022 22:19 WIB

Umat muslim membaca Alquran (tadarus) saat beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan 1443 H di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Sabtu (23/4/2022) dini hari. Mengapa Ada Surah-Surah dalam Alquran yang Terputus?  Foto:

Keindahan bahasa Alquran yang tidak bisa ditiru makhluk manapun.

Orang-orang Arab di sekitar Nabi Muhammad SAW memiliki banyak alasan jahat untuk menantang Alquran. Mereka mencoba menyangkalnya, mencoba menirunya untuk membuktikan Nabi Muhammad bukan nabi sejati dan Alquran bukan dari Tuhan. 

Namun, mereka tidak bisa meniru, menyangkal, atau menyangkal salah satu dari Alquran; bahkan satu ayat pun tidak. Alquran bahkan menantang mereka, ketika diminta untuk membuat sepuluh juz, lalu satu surah, dan bahkan hanya satu ayat yang serupa. Mereka gagal menghadapi tantangan tersebut. 

Berkenaan dengan masalah surah-surah yang terputus-putus dinilai merupakan tantangan lain yang diberikan kepada orang-orang Arab pada waktu itu dan bahkan sampai hari ini. Surah-surah yang terputus-putus memberikan pesan kepada orang-orang kafir di Arab dan kepada semua orang di segala usia bahwa Alquran tidak dapat ditiru, dan rahasia surat-surat ini tidak dapat dipecahkan. 

"Ini menunjukkan kepada orang-orang betapa terbatasnya kecerdasan kita," kata Syekh Ahmad Saad

Hikmah di baliknya

"Ketika kita tidak dapat menyadari arti yang tepat dari sesuatu, ini seharusnya tidak menjadikan kita untuk menyangkal Alquran atau menolaknya atau mengadopsi cara yang tidak biasa untuk memaksakan makna ke dalamnya," kata Syekh Saad.  

 

Sebaliknya, kata dia, hal itu seharusnya memungkinkan umat manusia untuk melihat keindahannya, tantangan di dalamnya sebab adanya keterbatasan manusia sebagai lawan dari keilahiannya. "Ini harus dijadikan motivasi yang mendorong kita untuk semakin mengeksplorasinya. Menggali Alquran lebih dalam," kata dia. 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id