Ukraina Kalahkan Skotlandia, Hadapi Wales di Final Playoff Piala Dunia

Red: Israr Itah

 Rabu 01 Jun 2022 22:19 WIB

Pemain Ukraina Viktor Kovalenko (tengah) melepaskan tendangan dalam laga semifinal playoff Piala Dunia Zona Eropa melawan Skotlandia di Glasgow, Kamis (2/6/2022) dini hari WIB. Foto: EPA-EFE/Robert Perry Pemain Ukraina Viktor Kovalenko (tengah) melepaskan tendangan dalam laga semifinal playoff Piala Dunia Zona Eropa melawan Skotlandia di Glasgow, Kamis (2/6/2022) dini hari WIB.

Ukraina membekuk Skotlandia 3-1 di Hampden Park, Glasgow, untuk bertemu Wales.

REPUBLIKA.CO.ID, GLASGOW -- Ukraina menjaga mimpi mencapai putaran final Piala Dunia 2022 dengan mengalahkan Skotlandia 3-1 dalam semifinal playoff Jalur A di Hampden Park pada Kamis (2/6/2022) dini hari WIB dalam pertandingan pertama mereka sejak invasi Rusia ke negara mereka. Ukraina akan menghadapi Wales pada Ahad (5/6/2022) di Cardiff dengan pemenang laga ini akan lolos ke Qatar pada November mendatanga. Sementara kekalahan ini membuat Skotlandia tetap absen di Piala Dunia sejak 1998.

Gol dari Andriy Yarmolenko dan Roman Yaremchuk membuat Ukraina unggul 2-0 dengan percaya diri dan dominan sebelum Callum McGregor membalaskan satu gol bagi Skotlandia pada menit ke-79.

Baca Juga

Gol itu menyuntikkan kepercayaan ke Skotlandia yang bermain menekan untuk setidaknya menyamakan skor. Namun asa Skotlandia pupus saat Artem Dovbyk menyelesaikan serangan balik untuk mengamankan kemenangan Ukraina pada waktu tambahan.

Pelatih Ukraina Oleksandr Petrakov yang terkuras secara emosional mengatakan timnya telah bermain untuk semua yang berjuang di negara mereka. "Kami bermain untuk mereka, untuk mereka yang berjuang dengan tetes darah terakhir mereka, untuk mereka yang menderita setiap hari. Kami mengambil langkah kecil menuju tujuan besar kami, kami memiliki pertandingan Wales yang akan datang dan kami akan melakukan semua yang orang harapkan dari kami," katanya dikutip Reuters.

Pendukung Ukraina, yang datang dari Inggris, Australia, dan Amerika Serikat untuk menyemangati tim mereka, sangat gembira dengan hasil di Hampden Park. Banyak yang sekarang berencana untuk memperpanjang perjalanan mereka sampai akhir pekan di Wales.

Kompetisi domestik Ukraina dihentikan setelah invasi dan para pemain asli negara itu tidak bermain sepak bola kompetitif sejak Desember. Namun mereka tampil apik dan menyebabkan masalah Skotlandia sejak awal.

Kiper tuan rumah Craig Gordon harus melakukan tiga penyelamatan dalam 25 menit pertama untuk menjaga permainan tetap tanpa gol. Ukraina bermain dengan operan dan banyak pergerakan untuk membongkar pertahanan Skotlandia yang tampak ragu-ragu.

Gol akhirnya tercipta pada menit ke-33 ketika Yarmolenko melakukan jebakan offside dan menyambut bola dari Ruslan Malinovskyi, melepaskan lob melewati Gordon yang maju. Ukraina memperpanjang keunggulan mereka empat menit setelah turun minum ketika Yaremchuk mengalahkan dua bek Skotlandia untuk mencapai umpan silang Oleksandr Karavaev dan meneruskan bola ke sudut jauh gawang.

Skotlandia tampak kalah tetapi mereka menemukan jalan kembali ke permainan. Kiper Ukraina Georgiy Bushchan meninju bola di kotak yang penuh sesak dan McGregor mengarahkannya ke gawang. Meskipun Taras Stepanenko sudah menghalaunya, bola dinyatakan telah melewati garis dan gol diberikan untuk tuan rumah.

Skotlandia mendorong maju dalam jumlah untuk mencari cara memaksakan permainan ke perpanjangan waktu. Namun setelah membuang beberapa peluang, Dovbyk mengakhiri pertandingan lewat golnya dan membuat selebrasi emosional.

Itu kemenangan yang pantas untuk Ukraina yang datang tidak hanya bermoda semangat, melainkan juga kualitas. Bagi Skotlandia, itu adalah akhir yang pahit dari harapan mereka untuk tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 24 tahun.

"Ini malam yang mengecewakan. Anda harus jujur, tim terbaik pada malam ini menang," kata pelatih Skotlandia Steve Clarke.

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id