Dahsyatnya Doa di Bulan Ramadhan

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil

 Ahad 10 Apr 2022 01:30 WIB

Dahsyatnya Doa di Bulan Ramadhan. Foto: Berdoa (Ilustrasi) Foto: Republika/Thoudy Badai Dahsyatnya Doa di Bulan Ramadhan. Foto: Berdoa (Ilustrasi)

Doa di bulan Ramadhan punya keutamaan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pimpinan Pesantren Al Furqon Al Islami Gresik, Ustadz Abu Ubaidah Yusuf mengungkapkan, doa merupakan kunci semua kebaikan di dunia dan akhirat. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah. 

"Dan termasuk keberkahan bulan Ramadhan, Allah memuliakan kita semua dengan jaminan terkabulkannya doa. Keadaan berpuasa merupakan saat-saat waktu terkabulkannya doa," ujar Ustadz Abu Ubaidah. 

Baca Juga

Ustadz melanjutkan, Hal ini diisyaratkan oleh Allah dalam Alquran ketika menjelaskan hukum-hukum puasa:

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al Baqarah ayat 186)

Imam Ibnu Katsir berkomentar mengenai ayat ini:

وَفِيْ ذِكْرِهِ تَعَالَى هَذِهِ الآيَةَ الْبَاعِثَةَ عَلَى الدُّعَاءِ، مُتَخَلِلَةً بَيْنَ أَحْكَامِ الصِّيَامِ، إِرْشَادُ إِلَى الإِجْتِهَادِ فِي الدُّعَاءِ عِنْدَ إِكْمَالِ الْعِدَّةِ، بَلْ وَعِنْدَ كُلِّ فِطْرٍ.

"Penyebutan ayat ini yang berisi anjuran berdoa di tengah-tengah hukum tentang puasa, memberikan petunjuk agar bersemangat berdoa usai puasa, bahkan setiap berbuka".

Lebih tegas lagi,  Rasulullah ﷺ bersabda:

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ : دَعْوَةُ الوَالِدِ وَ دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَ دَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

“Tiga doa yang tidak tertolak, doa orang tua, doa orang yang puasa dan doa orang musafir (bepergian)”. HR. Al-Baihaqi

"Maka pergunakanlah kesempatan berharga ini untuk banyak doa dengan penuh menghadirkan hati dan kemantapan. Janganlah sia-siakan waktu istimewa ini dengan hal-hal yang tiada guna, lebih-lebih saat akan berbuka puasa," kata Ustadz Abu Ubaidah. 

"Dan secara khusus saya menghimbau kepada semuanya mari kita banyak berdoa kepada Allah di hari-hari ini agar Allah mengangkat wabah dari negeri kita. Optimislah dan jangan pesimis. Orang yang yang merugi di bulan ini adalah adalah orang yang tidak yakin kalau doanya tidak dikabulkan Allah dan dosanya tidak akan diampuni Allah, karena sejatinya dia telah berburuk sangka kepada Allah," lanjut Ustadz Abu Ubaidah. 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya